PAKU
Kali ini saya akan menceritakan sebuah kisah yang berisikan nasehat.Cerita ini saya kira cukup menarik untuk kita baca,selamat membaca ya,ini dia kisahnya.
Suatu ketika,ada seorang anak lelaki yang bersifat pemarah.Untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak,ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali dia marah.
Hari pertama,anak itu telah memakukan 48 paku ke pagar setiap kali dia marah.Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang.Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar.
Akhirnya tibalah hari di mana anak tersebut merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya.Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya,yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah.
Hari-hari berlalu dan ank laki-laki itu akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya.Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar."hmm,kamu telah berhasil dengan baik anakku,tapi.lihatlah lubang-lubang di pagar ini.Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya.Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan,kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini..dihati orang lain.
Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang,lalu mencabut pisau itu.Tetapi tak peduli berapa kali kamu minta maaf,bekas luka itu akan tetap ada..Dan luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik."
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan
01 April 2009
31 Maret 2009
Cerita Cinta dan Waktu
CERITA TENTANG CINTA DAN WAKTU
Ini adalah posting pertama saya.Disini saya akan menuliskan sebuah cerita yang menurut saya cukup menarik.ini dia kisahnya.
Alkisah terdapatlah sebuah pulau dimana semua jenis perasaan tinggal,yaitu kesenangan,kesedihan,ilmu,kesombongan,dan kawan-kawan termasuk cinta.
Suatu hari diumumkan kepada semua perasaan bahwa pulau itu akan tenggelam kedasar lautan.Tidak lama kemudian semua perasaan bergegas mempersiapkan perahu masing-masing untuk pergi dari pulau itu.
Tinggallah cinta seorang diri.Dia memutuskan untuk tinggal dan memelihara keindahan pulau itu sampai saat-saat terakhir.Namun ketika pulau itu hampir sepenuhnya tenggelam,akhirnya cinta memutuskan untuk segera pergi.Dia mulai mencari pertolongan dari teman-temannya.tak berapa lama,kekayaan lewat sambil mengemudikan perahunya yang besar dan megah.cinta berkata padanya,"kekayaan,bolehkah aku ikut perahumu?".Kekayaan menjawab,"maafkan aku,tapi kapalku sudah penuh dengan emas dan perak.tak ada lagi tempat untukmu".
Lalu kesombongan lewat dengan kapalnya yang indah.sekali lagi cinta memohon,"kesombongan,tolonglah aku!"."aku tak dapat menolongmu!" jawab kesombongan,"kamu basah kuyup,aku takut kapalku yang indah ini akan rusak!!!",sambungnya.
Kemudian cinta melihat kesedihan lewat,cinta berkata,"kesedihan,ijinkanlah aku ikut dengan mu!".kesedihan berkata,"maafkan aku,cinta.saat ini aku sedang ingin sendiri"
Akhirnya cinta melihat perahu kesenangan lewat.cinta menjerit memohon,"kesenangan,tolong bawa aku bersamamu!",tapi kesenangan terlalu larut dalam kegembiraannya hingga tidak mendengar jeritan cinta memanggilnya.
Cinta mulai menangis putus asa,ketika tiba-tiba dia mendengar suara berkata,"ayo cinta,aku akan membawamu pergi bersamaku".ternyata seorang kakek tua telah berbaik hati menolongnya.ketika mereka mendarat pada suatu pulau,dan menurunkan cinta.kakek itu segera pergi meneruskan perjalanannya.
Cinta merasa sangat senang dan bahagia hingga dia lupa untuk berterima kasih pada kakek yang telah menyelamatkannya.cinta sadar,betapa ia sangat berhutang budi pada kakek itu.
Kemudian cinta bertemu dengan ilmu dan bertanya,"siapa kakek yang telah menyelamatkan aku itu?"."dia adalah Waktu," jawab ilmu."tetapi mengapa waktu mau menolongku sementara yang lain tidak?",tanya cinta lagi.
ilmu tersenyum lalu dengan bijak dan tulus menjawab,"karena HANYA WAKTU YANG MAMPU MEMAHAMI BETAPA SUCI DAN AGUNGNYA CINTA"....:-)
Ini adalah posting pertama saya.Disini saya akan menuliskan sebuah cerita yang menurut saya cukup menarik.ini dia kisahnya.
Alkisah terdapatlah sebuah pulau dimana semua jenis perasaan tinggal,yaitu kesenangan,kesedihan,ilmu,kesombongan,dan kawan-kawan termasuk cinta.
Suatu hari diumumkan kepada semua perasaan bahwa pulau itu akan tenggelam kedasar lautan.Tidak lama kemudian semua perasaan bergegas mempersiapkan perahu masing-masing untuk pergi dari pulau itu.
Tinggallah cinta seorang diri.Dia memutuskan untuk tinggal dan memelihara keindahan pulau itu sampai saat-saat terakhir.Namun ketika pulau itu hampir sepenuhnya tenggelam,akhirnya cinta memutuskan untuk segera pergi.Dia mulai mencari pertolongan dari teman-temannya.tak berapa lama,kekayaan lewat sambil mengemudikan perahunya yang besar dan megah.cinta berkata padanya,"kekayaan,bolehkah aku ikut perahumu?".Kekayaan menjawab,"maafkan aku,tapi kapalku sudah penuh dengan emas dan perak.tak ada lagi tempat untukmu".
Lalu kesombongan lewat dengan kapalnya yang indah.sekali lagi cinta memohon,"kesombongan,tolonglah aku!"."aku tak dapat menolongmu!" jawab kesombongan,"kamu basah kuyup,aku takut kapalku yang indah ini akan rusak!!!",sambungnya.
Kemudian cinta melihat kesedihan lewat,cinta berkata,"kesedihan,ijinkanlah aku ikut dengan mu!".kesedihan berkata,"maafkan aku,cinta.saat ini aku sedang ingin sendiri"
Akhirnya cinta melihat perahu kesenangan lewat.cinta menjerit memohon,"kesenangan,tolong bawa aku bersamamu!",tapi kesenangan terlalu larut dalam kegembiraannya hingga tidak mendengar jeritan cinta memanggilnya.
Cinta mulai menangis putus asa,ketika tiba-tiba dia mendengar suara berkata,"ayo cinta,aku akan membawamu pergi bersamaku".ternyata seorang kakek tua telah berbaik hati menolongnya.ketika mereka mendarat pada suatu pulau,dan menurunkan cinta.kakek itu segera pergi meneruskan perjalanannya.
Cinta merasa sangat senang dan bahagia hingga dia lupa untuk berterima kasih pada kakek yang telah menyelamatkannya.cinta sadar,betapa ia sangat berhutang budi pada kakek itu.
Kemudian cinta bertemu dengan ilmu dan bertanya,"siapa kakek yang telah menyelamatkan aku itu?"."dia adalah Waktu," jawab ilmu."tetapi mengapa waktu mau menolongku sementara yang lain tidak?",tanya cinta lagi.
ilmu tersenyum lalu dengan bijak dan tulus menjawab,"karena HANYA WAKTU YANG MAMPU MEMAHAMI BETAPA SUCI DAN AGUNGNYA CINTA"....:-)
Langganan:
Postingan (Atom)